Gejala Kanker Serviks Pada Wanita

Gejala Kanker Serviks Pada Wanita – Kanker serviks bukan penyakit yang asing lagi untuk ditemui karena penyakit tersebut sudah banyak terjadi, bahkan banyak kampanye kesehatan untuk berhati hati terhadap penyakit kanker serviks. Jika sudah banyak kampanye kesehatan yang dilakukan untuk mencegah penyakit kanker serviks, maka berarti sudah dapat di bayangkan betapa bahaya penyakit kanker serviks. Memang membahayakan penyakit kanker serviks karena secara tiba tiba akan dalami gejalanya jika keadaan penyakit sudah parah. oleh sebab itu penyakit kanker serviks penyakit yang di tahap awal tidak akan menunjukan gejala apapun di tahap awal atau tubuh akan baik baik saja, namun baru akan menurun kesehatan di saat sudah parah. semua wanita memiliki potensi untuk menderita penyakit kanker serviks terlebih tidak menjaga kesehatan dengan baik organ reproduksi tubuh. bagian mulut rahim yang mengalami masalah pada saat penyakit kanker serviks di miliki. Karena itu penyakit kanker seviks akan menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang yang akan dialami oleh wanita.

Penyakit kanker serviks memang dapat di miliki atau dialami oleh siapa pun, namun ada wanita yang memiliki tingkat risiko untuk terkena penyakit kanker serviks yaitu wanita yang memiliki faktor genetik penyakit kanker serviks yang bisa memiliki potensi besar terkena penyakit kanker serviks. Selain genetik, wanita yang pernah melakukan terapi hormon juga potensial untuk terkena penyakit kanker serviks, atau pun juga dalam jangka panjang menggunakan obat obatan pil kb. Penyakit kanker serviks juga bisa dialami karena di sebabkan oleh gangguan kesehatan tubuh yang terjadi oleh wanita yang melakukan hubungan seksual dan pernah melahirkan pada usia yang masih sangat muda seperti di bawah 20 tahun, sangat rentan untuk terkena penyakit kanker serviks. Yang bisa menyebabkan penyakit kanker serviks juga orang yang memiliki imun tubuh yang lemah, memiliki imun yang lemah karena di sebabkan oleh penyakit hiv aids yang bisa menyebabkan penyakit kanker serviks juga. karena imun yang lemah akan menyebabkan kesehatan menurun lebih cepat.

Gejala Kanker Serviks Pada Wanita

Yang telah di jelaskan diatas merupakan faktor yang risiko penyakit kanker serviks, karena masih ada lagi penyebab kanker serviks. Karena penyebab utama dari penyakit kanker serviks karena di sebabkan oleh gangguan kesehatan yang dialami karena di sebabkan oleh virus. Virus bisa masuk ke dalam vagina dan menginfeksi bagian serviks untuk menyebabkan penyakit kanker serviks karena virus bisa lebih mudah masuk ke dalam tubuh dengan melakukan hubungan seksual. Oleh sebab itu banyak penyakit kelamin yang di tularkan melalui hubungan seksual. Virus yang menjadi penyebab kanker serviks yaitu virus hpv, yang bisa mengubah sel di dalam serviks akan menjadi sel yang tidak normal.

Pada saat terinfeksi virus tidak akan langsung terasa efeknya, karena efek dari kanker serviks baru akan dialami ketika sel kanker atau sel yang tidak normal sudah semakin banyak atau telah tumbuh den berkembang di bagian serviks. penyakit kanker serviks akan menunjukan gejala kanker serviks pada wanita apabila sudah banyak sel yang tidak normal di dalam rahim atau di dalam serviks. Gejala kanker serviks pada wanita yang akan muncul bisa seperti di bawah ini :

  • Keputihan, gejala kanker serviks pada wanita yang pasti akan dialami oleh wanita yang terinfeksi oleh virus hpv yaitu akan menyebabkan keputihan. bukan keputihan seperti pada umumnya yang akan terjadi tetapi gejala kanker serviks pada wanita yang akan dialami yaitu akan menyebabkan keputihan tidak normal. keputihan yang tidak normal akan menyebabkan gangguan kesehatan tubuh yang berupa warna keputihan yang tidak normal, bau menyengat pada keputihan, dan juga akan tekstur dari keputihan yang lebih kental. Dan efek yang akan dirasakan oleh vagina yaitu gatal gatal pada vagina dan bau vagina menjadi tidak sedap. Gejala kanker serviks pada wanita seperti ini akan mengganggu sekali.
  • Nyeri vagina, apabila nyeri di saat buang air kecil dan bukan di sebabkan oleh infeksi saluran kemih maka sebaiknya harus hati hati karena salah satu gejala kanker serviks pada wanita akan menyebabkan nyeri pada vagina juga. dan bukan hanya nyeri di saat buang air kecil saja, tetapi juga akan nyeri di saat berhubungan seksual juga. di bagian pinggul pun juga akan terasa nyeri apabila serviks terinfeksi oleh virus hpv.
  • Pendarahan, pendarahan vagina yang normal hanya akan dialami di saat menstruasi saja, tetapi jika pendarahan yang tidak normal bisa dialami di luar waktu menstruasi. Dan pendarahan tidak normal tersebut akan dialami di luar waktu menstruasi merupakan gejala kanker serviks pada wanita juga.
  • Penurunan berat badan, makan dengan porsi normal, tidak melakukan diet tetapi berat badan semakin menurun. Perlu hati hati karena kemungkinan di sebabkan oleh gejala kanker serviks pada wanita.

Sel kanker di serviks bisa semakin menyebar ke bagian tubuh yang lainnya juga apabila keadaan sel di kanker di dalam serviks sudah berkembang semakin parah. pengobatan lebih cepat lebih baik di lakukan agar tidak akan menyebabkan penyebaran sel kanker semakin parah. obat penyakit kanker alami salah satu pengobatan tradisional yang bisa dicoba.

Gejala Kanker Serviks Pada Wanita

Posted in Gejala Kanker Serviks | Tagged , , , , , | Comments Off on Gejala Kanker Serviks Pada Wanita

Gejala Kanker Serviks

Gejala Kanker ServiksServiks merupakan bagian rahim wanita atau lebih tepatnya mulut rahim yang saling menghubungkan dengan bagian yang lainnya. serviks ini bisa terserang virus sehingga menimbulkan gangguan kesehatan. gangguan kesehatan yang dapat menyerang serviks yang paling berbahaya adalah kanker serviks. Kanker serviks merupakan penyakit serius dan juga mematikan, sudah banyak korban kanker serviks yang tidak tertolong karena kurang cepat melakukan pengobatan. Kanker serviiks sangat bahaya karena ada sel sel kanker yang tumbuh dan berkembang di bagian leher rahim sehingga penurunan fungsi sampai ada gangguan.

Semua wanita memiliki risiko yang sama untuk menderita penyakit kanker serviks terutama pada wanita yang telah berhubungan seks jadi bisa di simpulkan jika wanita dewasa yang lebih rentan untuk menderita kanker serviks. Kanker serviks sulit untuk diketahui tanpa melakukan pemeriksaan, karena itu kini sudah ada pemeriksaan pap smear agar mendeteksi sel kanker. tes tersebut bisa dilakukan beberapa tahun sekali untuk mencegah kanker serviks.rahim kanker

Penyebab kanker serviks yang paling utama adalah infeksi pada mulut rahim yang berasal dari virus. masuknya virus ke vagina lalu menyerang mulut rahim sehingga memicu pertumbuhan sel kanker. jenis virus yang bisa menyebabkan kanker serviks adalah virus HPV yang juga tidak asing lagi. virus HPV yang familiar yang menyebabkan penyakit kelamin menular atau yang menyebabkan kutil kelamin tetapi jika kanker serviks yang bahaya dan memicu kanker beda tipenya. Tips virus HPV sendiri ialah tipe 16, 18, 31, 33 dan juga 45. Virus HPV akan menyerang selaput mulut rahim lalu menyerang kerongkongan. Awal infeksi biasanya hanya menyebabkan sel pra kanker lalu berkembang menjadi sel kanker.

Hampir sebagian besar terjadinya kanker serviks akibat virus HPV, sehingga infeksi virus menjadi penyebab kuat terjadinya kanker serviks meskipun begitu ada faktor pemicu kanker serviks juga yang bisa terjadi. faktor risiko terjadinya kanker serviks yang pertama adalah merokok, wanita yang merokok memiliki risiko terkena kanker servik dua kali lipat lebih besar. pengaruh dari kandungan di dalam rokok yang menyebabkan kerusakan pada organ tubuh sehingga dapat memicu sel sel kanker tumbuh dan berkembang di dalam tubuh. sebenarnya bukan hanya bisa memicu kanker serviks saja tetapi rokok juga bisa memicu kanker jenis lainnya juga, jadi rokok sangatlah tidak bagus.

Gejala Kanker Serviks

Selain rokok, pemicu kanker serviks pun bisa dari infeksi bakteri klamidia pada vagina. infeksi bakteri tersebut kebanyakan juga menyebabkan penyakit kelamin tetapi apabila wanita pernah terinfeksi bakteri tersebut maka risiko untuk menderita kanker serviks akan lebih tinggi. infeksi virus HIV juga meningkatkan risiko tinggi terjadinya kanker serviks. Karena jika tubuh sudah tidak lagi memiliki kekebalan tubuh untuk melawan serangan virus maka penyakit apa pun bisa dialami dengan mudah. faktor lainnya dari penggunaan pil kb, pil kb bisa mempengaruhi hormon sehingga tidak bagus jika digunakan jangka panjang oleh karena itu bisa memicu kanker serviks juga.

Kanker serviks memiliki beberapa tahap dari mulai tahap 0 sampai dengan yang paling parah yaitu tahap atau stadium 4. Memang sulit untuk mengetahui jika menderita kanker servisk di tahap awal karena gejala kanker serviks yang tidak banyak yang muncul tetapi bukan berarti tidak ada gejala yang muncul. gejala kanker serviks yang bisa muncul seperti berikut :

  • Gejala Kanker Serviks Pendarahan

Penderita kanker rahim memang sulit untuk menyadari sedini mungkin karena gejala kanker serviks di tahap awal tidak terlalu jelas terlihat biasanya gejala akan muncul ketika stadium lanjut. gejala kanker serviks yang bisa dialami salah satunya adalah terjadinya pendarahan. Pendarahan pada gejala kanker serviks terjadi pada saat bukan menstruasi atau di luar siklus menstruasi, bahkan bisa dialami oleh wanita yang tidak lagi muda atau sudah menopause yang jelas tidak menstruasi lagi. pendarahan juga bisa terjadi ketika setelah berhubungan seks, atau bisa juga gejala kanker serviks menyebabkan periode menstruasi lebih panjang dari pada umumnya.

  • Gejala Kanker Serviks Keputihan Tidak Normal

Ketika ada sel kanker pada rahim maka gejala kanker serviks yang bisa dialami juga adalah keluarnya cairan yang tidak normal. keputihan yang tidak normal yang bisa dikeluarkan antara lain bau tidak sedap atau bau busuk, vagina gatal, cairan keputihan berwarna tidak wajar yaitu kuning atau coklat yang kental.

  • Gejala Kanker Serviks Sakit Pada Vagina

Selain itu gejala kanker serviks yang bisa terjadi ialah sakit pada bagian vagina. rasa sakit yang menyebabkan rasa tidak nyaman ini bisa dikarenakan oleh sel sel tidak normal atau sel kanker yang sudah mulai berkembang pada leher rahim atau serviks. Rasa sakit pada vagina semakin terasa dirasakan ketika berhubungan seks, atau pun ketika buang air kecil sehingga terganggu sekali dengan gejala yang seperti ini. sebaiknya langsung cek kesehatan untuk lebih memastikan. (By:RM)

Gejala Kanker Serviks

Posted in Gejala Kanker Serviks | Tagged , , , , , , | Comments Off on Gejala Kanker Serviks

Virus Penyebab Kanker Serviks

HPV (Human Virus Papilloma) selain dijadikan sebagai penyebab utama dari kanker serviks, virus ini juga dapat berisiko menimbulkan kanker vulva, vagian, penis, anus, serta kutil pada alat kelamin, namun jarang terjadi.

Infeksi HPV sering terjadi pada perempuan yang telah aktif secara seksual atau yang sudah menikah lebih dari 1 tahun. Sekitar setengah dari perempuan yang aktif secara seksual sebenarnya terinfeksi HPV. Untunglah sebagian besar infeksi HPV dapat menghilang sendiri, tetapi sekitar 10 % akan menetap dan dapat berisiko menjadi kanker serviks.

Imunisasi HPV dianjurkan pada perempuan yang aktif secara seksual. Manfaat vaksin ini akan lebih nyata jika belum terinfeki HPV. Karena itu, imunisasi dianjurkan pada perempuan yang berumur 11-12 tahun, tetapi ada juga pakar kesehatan yang telah menganjurkan mulai 9 tahun.

Infeksi bisa terus menjalar naik ke rahim, saluran telur, dan indung telur. Infeksi leher rahim menahun perlu dibedakan dengan kanker rahim carcinoma cervicitis uteri.

Posted in Gejala Kanker Serviks | Tagged , , , , , , | Comments Off on Virus Penyebab Kanker Serviks

Mengobati Kanker Serviks

Perempuan yang menderita kanker serviks dapat dirawat dengan operasi, terapi radiasi, kemoterapi, terapi radiasi dan kemoterapi, atau kombinasi dari ketiga metode tersebut. Pada tingkatan manapun dari kanker serviks, perempuan yang mengidap kanker ini dapat dirawat dengan tujuan mengontrol nyeri dan gejala-gejala lainnya, menghilangkan efek-efek samping terapi, dan meringankan masalah-masalah emosi serta praktis. Perawatan semacam ini disebut perawatan yang menunjang, pengendalian gejala, atau perawatan yang meredakan.

Berikut ini adalah langkah-langkah penanganan kanker serviks

1. Operasi

Operasi adalah salah satu jenis perawatan kanker serviks serta area yang berdekatan dengan kanker tersebut. Kebanyakan penderita kanker serviks awal akan menjalani hysterectomy, yaitu operasi untuk mengangkat leher rahim dan kandungan. Namun, operasi ini tidak diperlukan untuk kanker serviks dini (tingkat 0).

Beberapa perempuan memerlukan suatu hysterectomy yang radikal, yaitu operasi pengangkatan kandungan, leher rahim, dan bagian dari vagina. Dengan salah satu dari hysterectomy total atau radikal, ahli bedah mungkin mengangkat kedua tabung-tabung fallopian dan indung-indung telur (ovaries). Prosedur ini adalah suatu salpingo-oophorectomy.

Ahli bedah mungkin juga mengangkat simpul-simpul getah bening dekat tumor untuk melihat apakah mereka mengandung kanker. Jika sel-sel kanker telah mencapai simpul-simpul getah bening, itu berarti penyakit telah menyebar pada bagian-bagian lain tubuh.

2. Terapi Radiasi

Terapi radiasi (radiotherapy) dilakukan dengan menggunakan sinar-sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Dokter akan menyarankan terapi radiasi sebagai pengganti operasi bagi penderita yang tidak bisa mendapat operasi karena alasan-alasan medis.

Dokter menggunakan dua tipe dari terapi radiasi untuk merawat kanker serviks, yaitu :

a. External Radiation. Radiasi ini datang dari sebuah mesin besar di luar tubuh. Jika Anda adalah pasien luar di sebuah rumah sakit, Anda akan menerima radiasi eksternal dalam lima hari setiap minggu dan dilakukan selama beberapa minggu.

b. Internal Radiation Intracavitary Radiation. Terapi ini dilakukan dengan menanam tabung-tabung tipis vagina untuk beberapa jam atau sampai tiga hari. Selama proses ini dilakukan, pasien tinggal dirumah sakit. Untuk melindungi orang lain dari radiasi, pasien tidak diizinkan menerima tamu. Radiasi internal dapat diulang dua kali atau lebih selama beberapa minggu.

3. Kemoterapi

Kemoterapi adalah perawatan dengan menggunakan obat-obatan anti-kanker untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi disebut pula terapi sistemis (systemic therapy) karena obat-obatan masuk ke dalam aliran darah dan dapat memengaruhi sel-sel di seluruh tubuh. Untuk perawatan kanker serviks, kemotrapi biasanya digabungkan dengan terapi radiasi.

Obat-obatan anti-kanker untuk kanker serviks biasanya diberikan melalui suatu pembuluh darah. Pasien biasanya menerima perawatan di rumah sakit ataupun di rumah.

4. Nutrisi

Nutrisi sangat penting untuk dimakan selama perawatan kanker. Makan dengan baik berarti mendapat cukup kalori untuk mempertahankan berat badan yang tepat dan protein yang cukup untuk mempertahankan kekuatan Anda. Nutrisi yang baik bisa membantu penderita kanker merasa lebih baik dan mempunyai lebih banyak energy. Namun, selama perawatan, pasien bisa merasa tidak nafsu makan, mual, muntah, ataupun luka-luka mulut.

5. Pemindaian (Screening)

Pemindaian dapat membantu dokter mencari sel-sel yang tidak normal sebelum kanker berkembang agar kanker serviks dapat dicegah. Pemindaian juga dapat membantu mencari kanker dini sehingga perawatan bisa lebih efektif. Beberapa dekade yang lalu, jumlah perempuan yang didiagnosis menderita kanker serviks menurun karena keberhasilan metode pemindaian.

Perempuan yang berumur 65-70 tahun dan telah melakukan sedikitnya tiga Tes Pap, serta tidak ada Tes Pap abnormal dalam 10 tahun terakhir, bisa menghentikan penyaringan kanker serviks. Selain itu, perempuan yang telah melakukan operasi untuk mengangkat kandungan dan leher rahim (total hysterectomy) juga tidak perlu melakukan penyaringan. Akan tetapi, jika operasi yang dilakukan bersifat sebagai kanker, maka perempuan itu harus terus menjalankan penyaringan.

Posted in Gejala Kanker Serviks | Tagged , , , , , , , , , | Comments Off on Mengobati Kanker Serviks

Gejala Awal Kanker Serviks

Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes Pap Smear setiap dua tahun sekali. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut. Yaitu, Munculnya rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan intim (Contact Bleeding), keputihan yang berlebihan dan tidak normal. Perdarahan diluar siklus menstruasi, serta penurunan berat badan drastis. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung, hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.

DIAGNOSIS

Pap Smear adalah metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim. Namun, Pap smear bukanlah satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini. Ada pula jenis pemeriksaan dengan menggunakan asem asetat (cuka) yang relatif lebih mudah dan lebih murah dilakukan. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybird Capture II Sytem (HCII).

Tes pap smear untuk mendeteksi adanya tidaknya kanker serviks

 PENCEGAHAN

Yaitu dengan cara tidak berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti, rajin melakukan pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual, memlihara kesehatan tubuh, dan melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual.

Posted in Gejala Kanker Serviks | Tagged , , , , | Comments Off on Gejala Awal Kanker Serviks